My Writings. My Thoughts.
9 Tips Membesarkan Anak yang Berkarakter
On » 04 December 2009 //
In »
Tips and Triks
1. Canangkan niat Anda untuk membesarkan anak-anak
Ini hal yang paling sukar untuk diterapkan di zaman yang penuh dengan persaingan yang ketat ini. Pengasuhan anak yang baik memerlukan rencana dan waktu. Di sini orang tua haruss benar-benar meletakkan niat mengasuh anak sebagai yang utama.
2. Sudahkah Anda menyisihkan waktu khusus untuk bersama anak-anak?
Pikirkanlah banyaknya waktu yang Anda sisihkan bersama anak-anak. Rencanakan bagaimana mereka dapat masuk ke dalam kehidupan sosial Anda dan Anda ke dalam kehidupan meraka.
3. Jadilah contoh yang baik
Hadapilah kenyataan bahwa anak-anak belajar melalui contoh dan Anda adalah contoh yang mereka pilih, baik atau buruk.
4. Tajamkan telinga dan mata pada apa yang diserap anak-anak
Meraka seberti busa. Buku, lagu, acara televisi, internet dan film yang secara terus menerus mengirim pesan-pesan yang baik dan tidak baik pada anak-anak. Sebagai orangtua Anda harus tetap mengawasi gelombang ide dan gambaran yang sedang mempengaruhi anak.
5. Gunakan bahasa karakter
Anak-anak tidak akan pernah dapat mengembangkan arah moral kecuali orang di sekitarnya menggunakan bahasa yang tajam, jelas untuk mana yang baik dan tidak baik.
6. Hukuman tetap diperlukan asalkan dengan hati yang penuh cinta
Sekarang ini, hukuman mendapatkan reputasi yang jelek. Hasilnya, anak-anak menjadi tidak terkontrol. Anak-anak perlu batasan dan mereka akan berusaha menolak batasan ini bila ada kesempatan. Hukuman yang masuk akal tetap efektif, apabila hukuman itu dapat diterima oleh anak berlandaskan cinta kasih orangtua.
7. Selalu berusaha ikut serta secara mendalam kehidupan anak-anak di sekolah
Membantu anak-anak untuk menjadi murid yang baik dengan kata lain membantu mereka membangun karakter yang kuat
8. Jangan mengabaikan budaya makan bersama
Saat ini semakin menjadi trend orangtua alfa makan di meja bersama anak-anak. Meja makan bukan hanya tempat untuk makan tetapi sangat efektif untuk membagi berbagai nilai-nilai orangtua. Seperti yang sejak dulu, meja makan adalah tempat ideal untuk seluruh keluarga berbagi pengalaman dan berkomunikasi.
9. Pengajaran karakter harus dilakukan, bukan hanya bicara
Disiplin diri, kebiasaan melakukan pekerjaan dengan baik, bersikap bijaksana dan peduli dengan orang lain adalah dasar dari pengembangan karakter anak.
Orantua hanya perlu menciptakan lingkungan dimana anak dapat mengembangkan kebiasaan untuk jujur, apa adanya dan rasa keadilan. Semua ini harus melalui hari-hari penderitaan, air mata dan kekecewaan agar mampu menjadi orangtua yang baik.
Sumber: (centerfr the advancement of ethics &character/WS)
Ini hal yang paling sukar untuk diterapkan di zaman yang penuh dengan persaingan yang ketat ini. Pengasuhan anak yang baik memerlukan rencana dan waktu. Di sini orang tua haruss benar-benar meletakkan niat mengasuh anak sebagai yang utama.
2. Sudahkah Anda menyisihkan waktu khusus untuk bersama anak-anak?
Pikirkanlah banyaknya waktu yang Anda sisihkan bersama anak-anak. Rencanakan bagaimana mereka dapat masuk ke dalam kehidupan sosial Anda dan Anda ke dalam kehidupan meraka.
3. Jadilah contoh yang baik
Hadapilah kenyataan bahwa anak-anak belajar melalui contoh dan Anda adalah contoh yang mereka pilih, baik atau buruk.
4. Tajamkan telinga dan mata pada apa yang diserap anak-anak
Meraka seberti busa. Buku, lagu, acara televisi, internet dan film yang secara terus menerus mengirim pesan-pesan yang baik dan tidak baik pada anak-anak. Sebagai orangtua Anda harus tetap mengawasi gelombang ide dan gambaran yang sedang mempengaruhi anak.
5. Gunakan bahasa karakter
Anak-anak tidak akan pernah dapat mengembangkan arah moral kecuali orang di sekitarnya menggunakan bahasa yang tajam, jelas untuk mana yang baik dan tidak baik.
6. Hukuman tetap diperlukan asalkan dengan hati yang penuh cinta
Sekarang ini, hukuman mendapatkan reputasi yang jelek. Hasilnya, anak-anak menjadi tidak terkontrol. Anak-anak perlu batasan dan mereka akan berusaha menolak batasan ini bila ada kesempatan. Hukuman yang masuk akal tetap efektif, apabila hukuman itu dapat diterima oleh anak berlandaskan cinta kasih orangtua.
7. Selalu berusaha ikut serta secara mendalam kehidupan anak-anak di sekolah
Membantu anak-anak untuk menjadi murid yang baik dengan kata lain membantu mereka membangun karakter yang kuat
8. Jangan mengabaikan budaya makan bersama
Saat ini semakin menjadi trend orangtua alfa makan di meja bersama anak-anak. Meja makan bukan hanya tempat untuk makan tetapi sangat efektif untuk membagi berbagai nilai-nilai orangtua. Seperti yang sejak dulu, meja makan adalah tempat ideal untuk seluruh keluarga berbagi pengalaman dan berkomunikasi.
9. Pengajaran karakter harus dilakukan, bukan hanya bicara
Disiplin diri, kebiasaan melakukan pekerjaan dengan baik, bersikap bijaksana dan peduli dengan orang lain adalah dasar dari pengembangan karakter anak.
Orantua hanya perlu menciptakan lingkungan dimana anak dapat mengembangkan kebiasaan untuk jujur, apa adanya dan rasa keadilan. Semua ini harus melalui hari-hari penderitaan, air mata dan kekecewaan agar mampu menjadi orangtua yang baik.
Sumber: (centerfr the advancement of ethics &character/WS)
My videos. Featured videos.
My photos. Now you know me.
My lifestream. Stay updated with me.
ADV
Author














Leave A Reply
Thanks to visit
Don't forget to Comment